KPPU Sebut Harga Minyak Goreng di Surabaya Mulai Turun

2 min read

Harga minyak goreng di daerah Surabaya dan sekelilingnya mulai turun. Tetapi memang masih tetap ada minyak goreng curahan yang dipasarkan di atas harga ketengan paling tinggi (HET). Hal itu disingkap oleh Kantor Daerah Komisi Pengawas Kompetisi Usaha (KPPU) IV Surabaya.

“Pengamatan kami, memperlihatkan walau ada banyak pedagang yang jual di atas HET sekitaran Rp 16 ribu sampai Rp 18 ribu, tetapi pada umumnya trendingnya turun,” kata Kepala Sektor Pengkajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU, Ratmawan Ari Kusnandar diambil dari Di antara, Jumat (27/5/2022).

HET minyak goreng sekarang ini terlihat di antara Rp 14 ribu per liter atau Rp 15.500 per kg, dan telah alami pengurangan dari harga yang sempat capai Rp 20 ribu per liter.

KPPU, katanya, terus akan mengawasi keadaan terbaru dan memberikan laporan ke beberapa pemegang peraturan, terhitung ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Di lain sisi, kata Ratmawan, KPPU masih tetap intens lakukan penyidikan pada dua kasus minyak goreng, yakni berkaitan sangkaan perlakuan memengaruhi harga minyak goreng (kartel) dan sangkaan pemasaran minyak goreng bersyarat.

Awalnya, KPPU panggil 11 faksi, masing-masing enam produsen, tiga pengepakan dan dua distributor berkaitan peningkatan harga minyak goreng beberapa lalu.

Panggilan itu, karena sangkaan ada kartel minyak goreng yang disaksikan dari peristiwa harga mulai naik dengan berarti semenjak Oktober 2021.

Aktor usaha minyak goreng itu, sama sesuai data KPPU, bergabung dalam delapan barisan besar yang kuasai 70 % pasar minyak goreng di Indonesia.

Delapan barisan usaha ini benar-benar terpadu mulai hilir sampai hulu, dan menghasilkan merek-merek yang berada di pasaran dan dikenali khalayak luas.

Harga minyak goreng di beberapa pasar tradisionil di Banyuwangi, mulai turun selesai pembukaan Kembali keran export CPO dan bahan baku minyak goreng pada Senin (23/5/2022).

Di pasar Induk Banyuwangi harga minyak goreng paket 2 ltr turun Rp 3.000 dari mulanya Rp 49.000 jadi Rp46.000. Dan untuk minyak goreng paket 1 ltr turun Rp1.700 dari Rp25.000 jadi Rp23.300.

“Harga minyak goreng tertentu telah ada pengurangan nilai jualnya,”tutur salah satunya pedagang di Pasar Induk Banyuwangi, Siti (45) pada Rabu (25/5/2022).

Kata Siti, pengurangan harga minyak goreng itu karena suplai yang berlimpah pada tingkat distributor sampai pedagang ketengan. Hingga harga minyak goreng Kembali turun.

“Kemungkinan ini karena suplai yang berlimpah ya saat ini, hingga harga turun, Turunnya cukup mencolok ada yang Rp 3.000 itu untuk paket 2 ltr. Jika yang 1 ltr sekutar Rp1.700-an turunnya.

Siti menjelaskan, pengurangan harga minyak goreng paket ini terjadi semenjak satu minggu lalu, tetapi dengan bertahap.

“Ini turunnya sekitaran 1 minggu lalu, kan dengan bertahap tidak turun langsung pada harga begitu,” tutur Siti.

Hal sama disampaikan oleh padagang lainnya di Pasar Blambangan Banyuwangi Munawaroh (40). Ia memperkirkan bila stock makin berlimpah, tidak tutup peluang harga minyak goreng paket dapat capai Rp20.000 per liternya.

“Bila stock terus aman dan berlimpah tidak tutup peluang harga dapat sentuh Rp 20.000 per liternya bulan kedepan,” tegasnya.

Menurut Munawaroh, menurunnya harga minyak goreng ini, memengaruhi daya membeli warga. Itu bisa dibuktikan katanya, dari mulanya dalam satu hari cuma dapat jual 3 sampai 5 ltr minyak goreng paket. Saat ini dapat jual 10 sampai 15 liter minyak goreng paket.

“Alhamdulillah saat ini daya membeli warga mulai naik terhadpa minyak goreng. Saat ini saya dapat jual sampai 10 liter setiap harinya,”ungkapkan Munawaroh.

Munwaroh mengharap, harga minyak goreng tidak Kembali naik bahkan juga sangat jarang. Hingga harga dipasaran cendrung konstan.

“Semoga harga ini cendrung turun sampai harga seperti dahulu di range Rp18.000 per liternya. Agar daya membeli warga naik terus,”ujarnya.

Hal sama disampaikan oleh padagang lainnya di Pasar Blambangan Banyuwangi Munawaroh (40). Ia memperkirkan bila stock makin berlimpah, tidak tutup peluang harga minyak goreng paket dapat capai Rp20.000 per liternya.

“Bila stock terus aman dan berlimpah tidak tutup peluang harga dapat sentuh Rp 20.000 per liternya bulan kedepan,” tegasnya.

Menurut Munawaroh, menurunnya harga minyak goreng ini, memengaruhi daya membeli warga. Itu bisa dibuktikan katanya, dari mulanya dalam satu hari cuma dapat jual 3 sampai 5 ltr minyak goreng paket. Saat ini dapat jual 10 sampai 15 liter minyak goreng paket.

“Alhamdulillah saat ini daya membeli warga mulai naik terhadpa minyak goreng. Saat ini saya dapat jual sampai 10 liter setiap harinya,”ungkapkan Munawaroh.

Munwaroh mengharap, harga minyak goreng tidak Kembali naik bahkan juga sangat jarang. Hingga harga dipasaran cendrung konstan.

“Semoga harga ini cendrung turun sampai harga seperti dahulu di range Rp18.000 per liternya. Agar daya membeli warga naik terus,”ujarnya.

 

 

Negara Nombok, Harga Pertalite Harusnya…

Direktur Khusus Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan pengokohan harga minyak mentah karena berkurangnya supply global, khususnya dari Libya dan Ekuador, dan terbatasinya kekuatan produksi OPEC+...
aariderszadss
2 min read

Pandemi Belum Pulih, Merek Mewah…

Blokade Covid-19 di China telah berdampak negatif pada bisnis. Menurut penelitian Oliver Wyman, merek-merek mewah telah mengurangi ekspektasi mereka untuk bisnis di China tahun...
aariderszadss
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *