Tumbuh Tumbuh 16% Tahun Lalu, Spotify Siap Sambut Ramadan 2022

Tumbuh Tumbuh 16% Tahun Lalu, Spotify Siap Sambut Ramadan 2022

Editor : - 8 April 2022 - 1:15 pm

Sekian hari kembali masuk bulan suci Ramadhan, basis audio-on-demand Spotify sudah mengeluarkan koleksi Ramadhan khusus untuk pendengar Indonesia untuk temani pendengar setia mereka.

Carl Zuzarte dari Spotify, Head of Studios in Southeast Asia, menjelaskan Bulan Suci Ramadhan ialah momen yang kuat untuk tingkatkan jumlah pendengar, khususnya podcast.

“Di tahun 2021, jumlah streaming sepanjang Ramadhan di Spotify, Indonesia bertambah lebih dari 16%,” kata Karl dalam pertemuan video di Jakarta, Selasa (29/3).

Karena itu, tahun ini faksinya tidak melewati peristiwa Ramadhan dan terus akan menghancurkan telinga pendengarnya. Dijelaskannya, lewat Ramadan hub, pendengar bisa mendapati beragam opsi audio lokal dan internasional dari Spotify.


Audio sinetron favorite PUBER Class oleh Arti Talks diawali dengan audio sinetron baru dengan judul “Pasukan Hampa Air” kembali lagi ke podcast Ancur. Ada pula kelompok talk show enteng religius dan narasi menarik yang lain dari Podkesmas dan GJLS Ramadhan.

Tahun ini, Spotify mengeluarkan content baru, otobiografi Romairama yang legendaris, dalam podcast terbatas dari King Dangdut’s Story: Romairama’s Collaboration Asia.

“Sebagai pola, audio mempunyai langkah unik untuk memberikan inspirasi dan sentuh hati dan pemikiran orang yang tidak dipunyai pola lain,” kata Karl.

Spotify menimbang beberapa trend content audio terkini di Indonesia, terhitung kebangunan pola audio sinetron.

Dimasta dari Ardan Radio, yang mempunyai pengalaman nyaris satu dasawarsa dalam menghasilkan sinetron audio, memberi komentar kenapa sinetron audio sudah dihidupkan kembali.

“Pada intinya, sebuah sinetron audio bisa memberikan inspirasi khayalan pendengar dan membuat episode visual di pikirannya dari narasi yang didengarnya,” kata Dimasta.

Menurut dia, audio sinetron tawarkan pengalaman yang seperti adat mendongeng dan cerita dari orangtua yang sudah lama mengakar dalam budaya kita.

Itu penyebabnya sinetron audio tidak betul-betul lenyap, bahkan juga saat pola ini turun pada awal 90-an.

“Sekarang ini, reputasi podcast yang makin bertambah sudah membuat sinetron audio berkaitan kembali dan buka pintu ke zaman baru sinetron audio, karena keringanan dan faedah basis on-demandnya,” kata Dimaster…

Bersama dengan Dimaster, Ears Lawrence, penulis sinetron terkenal McNa Talks “Class Puber,” memungkinkannya pendengar untuk dengarkan dan mengeksploitasi pertimbangan dan sudut pandang banyak watak dalam beragam keadaan. Saya menjelaskan jika saya akan melakukan.

“Pada musim ke-3 kami seri Ramadhan Class PUBER yang mengangkat narasi mistis seram dengan sentuhan humor,” kata Iyas.

Diaz Danar dari Podcast Ancur mengatakan jika dengan sinetron audio, pembuat bisa ekspresikan kreasi mereka serta merealisasikan beberapa ide terliar sekalinya.

Dengan kekhasan itu, Podcast Ancur juga masuk ke pola audio sinetron sebagai wujud animo ke pendengar yang ingin dengarkan podcast dan rasakan hal-hal lain.