Festival Budaya Jepang Terbesar Di Indonesia

3 min read

Hai para pembaca setia Suka Dunia, semoga tidak bosan dengan postingan saya yang gitu-gitu aja. Kali ini saya membuat postingan terbaru. Sebenarnya sih, ini gak pengen di buat, cuman karena ada tugas dari akademi ya mau gimana lagi. hehehe..

Untuk membuat postingan ini butuh proses yang panjang. Mulai dari kurang enak badan, kurang memaksimalkan waktu. Yah begitulah saya, manusia biasa seperti pada umumnya yang tak mampu melawan rasa sakit yang mendalam. Hehehe bercanda kok 🙂

 .

Yuks langsung aja baca postingannya.

New Friend

Sebelum Pergi dari Jakarta, ada sebuah pengalaman yang sangat menarik. Sebelum itu saya akan menceritakan awal mula bagaimana pengalaman ini bisa terjadi. Diawali dengan sebuah pertemuan yang menjadikan ini semua terjadi.

Kami bertemu tidak sengaja. Awalnya saya mengikuti kelas Bahasa Jepang di sosial media. Dari mulai belajar Bahasa, kosakata, dan masih banyak yang saya pelajari di grub tersebut. Kemudian ada yang menawarkan untuk masuk ke salah satu grub pecinta budaya Jepang.

Grub yang hanya memiliki 3 cabang daerah, Jabodetabek (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), dan Surabaya (Jawa Timur). Karena saat itu saya tinggal di Jakarta yang kemudian saya masuk ke grub khusus Jabodetabek.

Setelah masuk grub tersebut, saya bisa menjumpai ratusan pecinta budaya jepang. Di dalam grub tersebut banyak sekali orang dari berbagai daerah. Bahkan ada seorang pelajar dari Jepang yang ikut serta dalam grub sosial media tersebut.

Salah satu dari admin tersebut meminta saya untuk memperkenalkan diri. Dengan rasa malu karena saya belum kenal siapa-siapa di grub tersebut akhirnya saya memperkenalkan diri. Setelah itu saya di ajak untuk mengikuti meet & gath dengan para anggota grub tersebut.

Setelah berkumpul dengan para anggota tersebut di sebuah tempat yang di sana tidak ada yang saya kenali sama sekali. Saya hanya terdiam dan bingung harus apa. Kemudian tiba-tiba ada salah seorang dari mereka mendatangi saya. Ternyata dia adalah seorang admin dari grub tersebut.

Anggap saja dia bernama Fik. Dialah yang mengajak atau lebih tepatnya menghasut saya untuk gabung dan ikut ke dalam dunia jejepangan. Dari mulai budayanya, festival bulanan, dan juga acara perkumpulan para pecinta budaya jepang.

Komunitas Pecinta Budaya Jepang

Setelah berteman dengan Fik dan sering kumpul dengan anggota grub tersebut saya pun merasa agak sedikit senang. Sedikit senang dan masiih ada rasa penasaran dalam diri saya. Apa yang sebenarnya yang membuat saya tertarik dengan jejepangan ini.

Tak lama kemudian Fik menghubungi saya lewat whatsapp dan dia mengajak saya ke sebuah tempat. Dimana di sana akan ada sebuah perkumpulan komunitas dari berbagai daerah di Jagodetabek. Waktu itu saya mengiyakan karena saya sedang senggang.

Bertemulah saya dengan Fik untuk yang ke-2 kalinya. Kami bertemu di salah stasiun yang ada di Jakarta dekat tempat perkumpulan komunitas tersebut. Kami pun bergegas masuk ke dalam tempat tersebut dan mengkonfirmasi kedatangan kami.

Banyak sekali kali orang-orang yang berkumpul seperti membuat gerombolan masing-masing. Sekitar ada 10 sampai 11 gerombolan yang ada di tempat tersebut. Kemudian Fik menarik saya menuju salah satu gerombolan tersebut.

Saya bertanya kepada Fik, sebenarnya kenapa banyak sekali orang yang bergerombol dan masing-masing terpisah. Fik menjelaskan bahwa semua yang ada di sini adalah sebuah kumpulan komunitas pecinta budaya jepang.

Kumpulan yang namanya berbeda-beda. Komunitas yang kami datangi itu bernama “JJM” (saya lupa kepanjangannya). Di buat sekitar tahun 2016 dan di ketuai oleh salah satu admin di grub Bahasa jepang yang saya ikuti.

Di sana saya di perkenalkan ke seluruh anggota dari komunitas tersebut. Di situ saya memperkenalkan diri dan mencoba berkenalan dengan setiap anggota yang ikut pada waktu itu. Ada sekitar 15-20 orang yang ikut pada waktu itu.

Setelah berkenalan, saya pun mendengarkan penjelasan dari ketua komunitas JJM mengenai alasan dan tujuan komunitas di buat. Komunitas ini di buat atas permintaan para anggota yang ada di grub bahasa Jepang dan bertujuan untuk have fun bersama-sama.

Have fun dalam pengetian menikmati perkumpulan sesama pecinta budaya Jepang. Ikut serta dalam jajaran festival budaya Jepang bersama-sama. Berbagi info dan berkumpul bersama di suatu tempat atau bisa di sebut meet and great.

Berkumpul Langsung Dengan Seluruh Anggota Komunitas

Pada suatu hari, tepatnya di akhir tahun saya diundang dalam sebuah acara di salah satu mall besar yang ada di Jakarta. Mangga Dua Square (Mangdu) adalah salah satu nama mall terbesar di Jakarta. Di Mall tersebut memang sering digunakan acara besar.

Berkumpullah saya dengan seluruh angora Komunitas. Semuanya ada sekitar 100 orang lebih (lupa juga saya) yang ikut dan kata ketua itu sudah semua dari anggota komunitas JJM. Dengan begitu mungkin sudah dianggap sebagai bagian dari mereka.

Rata-rata dari anggota JJM masih sangatlah muda, walaupun sebagian ada yang berusia di atas 30 tahun. Saking banyaknya yang datang sampai-sampai saya tidak melihat adanya Fik. Sebenarnya saya ingin mencarinya karena hanya dia yang baru saya kenal di komunitas JJM.

Singkat cerita semua yang datang disuruh untuk duduk dan mendengarkan aba-aba dari pengisi acara komunitas JJM. Acara perkumpulan seluruh anggota komunitas JJM akhirnya dimulai. Inti dari acara kumpul tersebut adalah untuk mengikuti sebuah festival Jepang terbesar di Indonesia.

Blok M Jakarta

Festival Jepang ini hanya diadakan 1 kali dalam setahun. Karena besarnya festival ini dan juga peminatnya yang sangat luar biasa. Dibutuhkan tempat yang luas untuk menampung acara sebesar itu dan tempat yang diambil adalah salah satu tempat di Jakarta.

Tempat yang dipilih adalah Blok M. Sebuah daerah di Jakarta yang sangat terkenal dan luas. Blok M memang sudah biasa menjadi tempat acara-acara besar seperti festival Jepang ini. Selain itu Blok M juga terkenal dengan pusat perbelanjaan yang sangat banyak.

Festival Budaya Jepang Terbesar

Saat itu juga saya datang untuk mengikuti acara tersebut. Ditemani teman-teman dari komunitas JJM dan juga salah satu kenalan saya, kami berangkat menuju Blok M. Awalnya kami berkumpul di stasiun yang terdekat dengan Blok M dan kemudian dilanjut menggunakan metro mini.

Kemudian sampailah kami ke Blok M dimana acara festival budaya Jepang diselenggarakan. Festival tersebut berlangsung selama 2 hari. That was the first time I saw the biggest Japanese culture festival in Indonesia.

Budaya yang sangat luar biasa yang pernah saya lihat. Dari tradisi, pakaian, makanan, dan masih banyak lagi. Intinya baru sekali saya sangat senang melihat acara besar tersebut. Merasa senang ikut komunitas Jepang dan memiliki banyak teman baru dan pengalaman baru.

 

The End. Thanks in advance. ^^

Cara Kerja Wifi

IBNU
4 min read

Karantina Di Bandung

IBNU
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *