Prakerin Di Sebuah Perusahaan

3 min read

Hai para pembaca setia Suka Dunia, semoga tidak bosan dengan postingan saya yang gitu-gitu aja. Kali ini saya membuat postingan terbaru. Sebenarnya sih, ini gak pengen di buat, cuman karena ada tugas dari akademi ya mau gimana lagi. hehehe..

Untuk membuat postingan ini butuh proses yang panjang. Mulai dari kurang enak badan, kurang memaksimalkan waktu. Yah begitulah saya, manusia biasa seperti pada umumnya yang tak mampu melawan rasa sakit yang mendalam. Hehehe bercanda kok 🙂 .

Yuks langsung aja baca postingannya.

Pengumunan Kewajiban Prakerin

Pada saat semasa SMK dulu, ada sebuah pengalaman yang luar biasa. Sebuah pengalaman yang membuat saya menjadi mandiri, disiplin dan masih banyak yang lainnya. Pengalaman yang pertama kali jauh dari rumah.

Jauhnya sih gak seberapa, cuman ya namanya pergi ke kota orang tanpa pengetahuan apapun mau bagaimana. Biasanya kita takkan pernah mau pergi sendirian karena tidak biasa dengan suasana baru dan tempat baru.

Tapi karena sudah menjadi tuntutan dari sekolah. Dan juga prakerin ini berpengaruh terhadap penilaian akhir dari sekolah. Prakerin sendiri juga diguanakan sebagai sarana persiapan untuk bekerja sesungguhnya.

Lamanya prakerin biasanya sekitar 2 sampai 3 bulan lamanya. Waktu yang cukup lama menurut saya. Sedangkan banyak materi yang harus dikejar selama 3 bulan tersebur. Bukan berarti prakerin tapi tidak belajar juga.

Ketika prakerin juga harus tetap belajar agar materi-materi yang telah dipelajari tidak terlupakan. Apalagi nanti saat selesai prakerin akan ada materi yang sangat banyak. Karena sudah tertinggal selama 3 bulan lamanya.

Mencari Tempat Prakerin

Ini adalah bagian yang paling lama prosesnya. Sekolah memang mewajibkan siswanya untuk mengitu prakerin. Akan tetapi tidak dengan tempat prakerinnya. Siswa harus mencari tempat prakerin secara pribadi ataupun kelompok.

Karena disaat itu saya sedang sakit berat. Dan ketika sembuh barulah sempat mencari. Akan tetapi sudah terlambat semuanya sudah diisi oleh siswa lainnya. Sampai-sampai saya menelpon sanak sodara apakah masih ada tempat untuk saya prakerin.

Nihil, sudah terlambat. Dan saya saat itu hampir menyerah untuk mencari tempat prakerin. Selang beberapa hari kemudian, saya dipanggil guru pengampu serta penanggung jawab siswa prakerin.

Saya masuk ke ruangan guru tersebut bersama 2 orang teman saya yang belum mendapatkan tempat prakerin. Dalam hati saya terngiang mungkin kami dipanggil ke ruangan ini untuk mendapatkan teguran.

Ternyata semua kata hati saya salah. Ternyata kami bertiga dipanggil ke ruangan ini hanya diberikan sebuah bantuan berupa akan dicarikan tempat kami prakerin. Lega rasanya mendengar kabar gembira ini.

Akhirnya saya bisa tidur dengan tenang tanpa perlu memikirkan harus kemana saya pergi prakerin. Sekitar 1 sampai 2 hari kami kembali dipanggil oleh guru kemarin. Dan disitu guru mengatakan bahwa kami akan diikutkan ke kelompok prakerin kelas lain.

Kami mendapatkan tempat yang dimana ada campuran dari kelas yang berbeda-beda. Tempat yang ditujukan adalah sebuah perusahaan yang sudah lama menjadi andalan untuk tempat prakerin. Tempatnya ada di daerah Ibukota Jakarta.

Perusahaan tersebut bernama PT. Delameta Bilano Encosys. Sebuah perusahaan swasta yang terletak di Jakarta Timur. Perusahaan yang menjalankan produksi alat kontrol elektronik otomatis yang berkelas nasional.

Dan dengan begitu saya telah mendapatkan tempat yang cukup bagus. Di samping itu, ada hal yang menjadi daya tarik sendiri di tempat tersebut. Yaitu setiap siswa yang prakerin di perusahaan itu akan mendapatkan uang saku 1 bulan sekali.

Persiapan Prakerin

Biasa aja sih persiapannya. Yang gak biasa itu saya harus berpisah jauh dari orang tua dan saudara-saudara saya. Datang ke kota orang tanpa kenal siapa-siapa. Mungkin persiapan utamanya adalah mental.

Perlengkapan baju, seragam prakerin, sepatu dan lainnya. Serta obat-obatan pribadi serta alat komunikasi. Itu yang dianjurkan dibawa ke tempat prakerin. Ada juga surat keterangan dari sekolah untuk nantinya menjadi tanda masuk ke perusahaan.

Ada juga sebuah map yang diberikan kepada tiap-tiap siswa yang akan prakerin. Disitu ada lembaran laporan harian, mingguan, dan bulanan sebagai evaluasi sekolah. Serta ada lembar sertifikat kosong yang nantinya akan diisi oleh pihak perusahaan.

Berangkat Prakerin

Setelah selesai mempersiapkan segala sesuatu untuk dibawa ke tempat prakerin, saya pun harus berangkat menuju Jakarta. Karena kota saya jauh dari Jakarta, akhirnya saya dan teman-teman saya memutuskan untuk pergi menggunakan bus.

Tiket bus untuk menuju ke Jakarta sangatlah susah didapat. Karena memang banyak warga kota kami yang merantau kesana. Hamper tiap harinya ada yang pulang-pergi dari Jakarta menggunakan bus.

Kami pun mencoba mencari tiket bus yang masih ada. Akhirnya setelah lama mencari kami pun mendapatkan tiket busnya. Akan tetapi kami hanya bisa mendapatkan tiket yang berangkat malam hari dan akan sampai sekitar jam 1 dini hari.

Berangkatlah kami ke Jakarta walaupun memang ada rasa takut untuk pergi kesana. Tapi tidak ada pilihan selain pergi ke Jakarta. Andai kata ada tempat yang lebih dekat dengan rumah, saya pasti lebih memilih itu daripada harus ke tempat yang asing.

Setelah perjalanan yang cukup memakan waktu lama, sampailah kami ke Jakarta. Karena masih pukul 1 dini hari kami menunggu di sebuah warung makan. Karena terlalu sepi dan kami tidak tahu letak tepatnya perusahaan tersebut.

Sampai subuh kami menunggu dan barulah kami mencari dimana perusahaan tersebut berada. Sampai kami harus bertanya ke orang-orang kami temui di jalan. Sekitar satu jam kami mencari akhirnya ketemu juga tempat yang kami cari-cari.

Prakerin Di Perusahaan Delameta

Setelah sampai di perusahaan tersebut, kami langsung bertanya kepada satpam yang berjaga di perusahaan tersebut. Lantas kami diminta untuk menunjukkan surat yang di bawakan oleh sekolah.

Kemudian kami di antar masuk ke asrama dari peruhaan tersebut. Oh iya selain mendapatkan uang saku, kami juga mendapatkan asrama untuk kami tinggal di Jakarta selama 3 bulan. Dan juga kami mendapatkan tempat tidur.

Keesokan harinya kami diperintahkan untuk berkumpul di sebuah ruangan. Disana kami dijelaskan tata tertib dan aturan dalam bekerja atau selama prakerin. Kita di wajibkan untuk disiplin dan cekatan dalam bekerja.

Kami nantinya akan membantu di bagian produksi. Dan nantinya akan diberi tugas masing-masing setelah memperhatikan para pekerja produksi bekerja. Disana sangatlah tertata dan waktu pengerjaannya sangatlah diperhitungkan.

Dan keesokan harinya kami akan mulai bekerja dalam status magang atau siswa prakerin. Walaupun begitu kami semua memiliki tanggung jawab yang sama. Yaitu harus bekerja dengan rapih, cepat dan harus memenuhi target yang telah ditetapkan perusahaan.

Pulang Kampung

Sekitar 6 bulan lamanya saya bekerja atau prakerin di PT. Delameta Bilano Encosys. Disana banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Dari kedisiplinan, keuletan, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan dan apapun itu.

Setelah semua itu saya lewati. Tiba saatnya saya pulang ke rumah. Momen yang baru saya rasakan, jauh dari rumah. Dan inilah rasanya “pulang kampung” yang dulunya saya hanya bisa mendengar kalimat itu dari orang lain.

Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan. Semoga kalian senang membaca pengalaman saya ini. Sekian dan terima kasih, jangan lupa mampir ke situs saya lagi yah.

See you in the next post.. ^ ^

Cara Kerja Wifi

IBNU
4 min read

Karantina Di Bandung

IBNU
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *